Selasa, 20 Maret 2012

Recall issue

Chapter 1 to be recalled. Short. Don't know, it was crap so I'll rewrite a better one

P.R.O.M.I.S.E.

Reasons:
- Pacing is crap
- Theme is crap
- Characterization barely exist, crap


"Readed it"
"Euh..."
"Sorry, I did read it"
"Euh?"
Lawl Steph Meyer fan

Jumat, 23 September 2011

MST for a MST for a MST for my little friend


>>Yuu: Ini mulai membingungkan
>>Sarah: Tell me about it
>>Yuu: Gil mana?
>>Antonio: Nyasar waktu pulang, kita lagi apa sekarang?
>>Sarah: Euh… Meng-MST sebuah MST yang meng-MST Crimson Sky?
>>Antonio: Apa?
>>Yuu: MSTception!
>>Sarah: Yuu…
>>Gil: *Basah kuyup*
>>Antonio: Gil?
>>Ayse: *Basah kuyup*
>>Yuu: Wanita…
>>Ayse: SALAHKAN GIL! Kapal yang kita naiki dibajak FR! Tenggelam di sekitar Kalimantan!
>>Sarah: Ini istri Gil?
>>Gil: Terserah! MST kan? Pembaca! MST dari… MST?
MST for a MST from my little friend.
Jay : Astaga... MST BREACH! MST BREACH! GET DOWN! GET DOOOWN!

>>Gil: JANGAN INGATKAN!
>>Ayse: SALAHMU! SUDAH KUBILANG KAPAL YANG BIRU!
>>Gil: SIAPA JUGA YANG MELEDAKKAN LAMBUNGNYA!?
>>Ayse: Kau… Diam…
>>Sarah: Kapan mereka menikah?
>>Yuu: Sst…

MST For my little friend

Jay : That lives in my pants.
Leena : Jay! Itu jorok sekali!
Jay : Apa? Iramanya tepat kok!

>>Gil: Oh… mereka
>>Sarah: Siapa?
>>Ayse: Orang – orang jahat
>>Antonio: Leena? Nama macam apa itu?
>>Yuu: Jay itu kelihatan menyeramkan
>>Gil: Tidak kok, aku lebih seram, dia kabur pertama kali ketemu
>>Ayse: Rifle-nya kau tendang bodoh
>>Gil: Ah…

>Gil: Jadi…
>Yuu: Ya?
>Gil: Tunggu siapa kau?

Jay : Aah! Gil! Dan seorang wanita yang tidak dikenal...
Leena : Uh.. Yuu?

>>Yuu: Aku bukan wanita!
>>Antonio: Sudah ku bilang kau mirip
>>Yuu: Tapi kalau U-nya 2 bukan nama wanita!
>>Sarah: Tidak apa – apa Yuu, kau memang manis kok…
>>Yuu: GIL! Aku laki – laki kan!?
>>Gil: Euh…
>>Ayse: Kau laki – laki?
>>Yuu: BAH!

>Antonio: Aku?
>Gil: Apa? Tunggu…
>Sarah: Aku juga!
>Gil: Hei hei…

Jay : Ditambah dengan satu pria dan satu wanita yang tidak dikenal...
Leena : Mereka bukan cast EW, ya kan?
Peter : Bukan, mereka berasal dari Turning Point Project milik F-san.
Jay : F-san?
Author : Hei! Dia itu adik abominasi milikku!
Jay : Abo... apa?
Author : Lupakan.

>>Gil: Aku belum pernah ditemani Author…
>>Ayse: Kita belum, kita semua belum…
>>Yuu: Tapi aku laki – laki!
>>Antonio: Maka dari itu, panjangkan rambutmu biar terlihat seram.
>>Yuu: Sungguh!?
>>Antonio: Sungguh!
>>Ayse: Cast baru ini kejam…
>>Gil: Kita memang memutilasi banyak orang, tapi yah, mereka kejam.

>Antonio: Yuu, kau seharusnya ada di Jepang kan?
>Yuu: Kau pikir ini dimana?
>Gil: Hei…
>Sarah: Staten Island?
>Gil: Heeeeiii…

Jay : Femula!

>>Gil: Ah iya, ceritanya di akhir karirku di Buaneva, aku berakhir menjadi pilot helikopter untuk Monolith.
>>Ayse: Sungguh? Bagaimana ceritanya?
>>Antonio: Dia saudar- MMPFFFH! Ku- MMMMMMMMMMMPPPFFFH!

>Yuu: Tidak – tidak, kita sedang berada dalam dimensi kosong berisi ruang putih.
>Sarah: Studio foto?

Leena : Setidaknya kami masih memiliki furnitur disini...

>>Yuu: Yang hancur tiap detik?
>>Gil: Kau tahu darimana!?

>Gil: HEEEEEEIIII! Kalian ini siapa?!
>YAS: Tiga karakter utama Turning Point?
>Gil: Apa?

Jay : Pete, kebetulan sekali kau benar kali ini…

>>Sarah: Ini mulai membingungkan
>>Yuu: MSTception!

>Antonio: Sarah belum ditulis ceritanya, makanya kelihatannya hanya ada dua dan euh… yang jelas dia akan beraksi di Staten Isl-
>Gil: STOP! Stop!... Dimana Unit Buaneva-ku?
>Yuu: Oh, End War… Itu sudah…

Jay : Dead.. Dan penulis akan meninggalkan kita sebentar lagi.
Leena : Hah?

>>Ayse: *Menunduk*
>>Sarah: Gil, kau tidak sedih?
>>Gil: Aku keluar lagi di TP
>>Ayse: Heeh!?

>Sarah: Mati, kau bersama kami sekarang…
>Antonio: Mati yah… Ngomong – ngomong author kita ingin kita euh, apa itu, My apa? Melakukan sesuatu tentang tulisan kakak abominasinya…
>Gil: MST! …Dan apa maksudmu-
>Yuu: Oke, pembaca, prolog dari Crimson Sky!

Jay : MST? Hei, Gil akan memulai MST kedua-nya! Leena, Pete, tingkatkan level sarkastik kalian sampai maksimum!

>>Gil: *Lebok, tepar, kritis*
>>Yuu: Cuma make tangan kosong.
>>Antonio: Kita perlu pikselasi…

PROLOGUE - CHILDREN
Dokter Jacob Imran mendapati seorang gadis kecil yang kehilangan tangan kanannya dimalam yang mencekam ditengah padang pasir yang sunyi.Sekarat, namun masih hidup. Ia juga mencium aroma darah yang amis yang telah melekat erat dalam pikirannya. Dokter tua itu telah terlalu sering mencium bau darah.

Jay : Jacob? Imran? Perpaduan nama yang aneh..
Leena : Mungkin ayahnya seorang Amerika dan ibunya seorang Arab.
Author : Hei! Yang harus kalian MST itu MST yang dibuat oleh Fachrul-kun! Bukan Orfic saya! Sebenarnya kalian ada dipihak yang mana sih?
Jat : Oh, maaf tentang itu.

>>Sarah: Typo!
>>Ayse: Jat?
>>Yuu: Itu Gil gapapa? Author mau dateng loh…
>>Ayse: Sst… Sudah biasa

>Yuu: Darah berbau seperti ikan?
>Sarah: Sempit pandanganmu
>Gil: Sekali lagi aku-!
>Antonio: Dokter tua sering mencium darah! Ya! Fetish baru! Diamlah!

Peter : Fetish darah? Wew...
Leena : Dan disaat orang mengatakan telur amis, apa kau akan mengatakan telur yang berbau seperti ikan?
Jay : Mungkin telurnya telur ikan..
Peter : Ikan tidak bertelur Jay, mereka beranak.
Jay : Uh.. Peter? Apa kau dulunya tidak sekolah?
Peter : Yep, di pulau St. Anglo.
Leena : Pantas saja...

>>Ayse: Ikan memang beranak kan?
>>Sarah: Ayse…
>>Ayse: Apa? Setahuku agen kontra-teroris tidak perlu mengetahui ikan!

Didekat gadis kecil itu, duduklah seorang anak lelaki  dengan tatapan mata yang kosong.Ditangannya ada sebuah pistol yang telah berumur lebih dari tiga puluh tahun, yaitu P228, pistol yang dibuat sebelum perang dunia ketiga dimulai.

Jay : P228? Aku lebih menyukai M1911 daripada P228.

>>Author: Selera senjatanya jelek…
>>Yuu: Sejak kapan!?

>Antonio: Woah, PD3? Aku kira kita berperang disana
>Yuu: Tidak, cerita ini jauh ke depan, setelah kita
>Antonio: Ah! Sequel kita?
>Yuu: Tidak, Antonio- uh, tidak ada hubungannya.

Jay : PD3? Kapan?
Leena : On a not distant future..

>>Author: MGS4, ahaha…
>>Semua: *Terpaku*

>Sarah: Anton…
>Gil: Kalian…
>Antonio: Ya Sarah?
>Sarah: Apanya yang salah tentang menyukai bau darah?
>Yuu: Sarah, kau?

Peter : VAMPIRE?
Leena : Yang berkilauan?
Jay : CURSE YOU EDWARD CULLEN!!

>>Author: Meh, Edward Culun… Apa?
>>Yuu: Dia lebih jelek dari yang- *Blam*

>Sarah: Yah…
>Gil: Whoa…
>Antonio: Oh…
>Sarah: Sialan

Leena : Aku lebih suka mengatakan, 'OH FU**!'

>>Yuu: Tidak kena!
>>Author: Diam dan MSTkan MST ini, aku mulai bingung… Gil kenapa?
>>Antonio: Yah…
>>Ayse: *Glare*
>>Antonio: …Jatuh dari tangga
>>Author: Aah…

Disekitar mereka, tergeletak beberapa mayat manusia yang telah bermutasi menjadi makhluk yang haus darah, dengan nafsu membunuh yang kuat dan kekejaman yang tiada batas. Kraken.

Peter : Terlalu banyak vampire, apa kau yakin ini bukan cerita horror?
Leena : Uh... Apa mereka berkilauan?

>>Sarah: Kraken itu Vampir?
>>Yuu: Padahal memakan tangan…
>>Ayse: Tau darimana?
>>Yuu: Author
>>Antonio: Dia hilang…

>Gil: Mereka bertentakel?
>Yuu: Ya
>Antonio: Tahu dari?
>Yuu: Author kita
>Sarah: Oh! Iya, tentakel merah berlumuran darah itu memang seksi!
>Gil, Ant, Yuu: #Menjauh

Peter : I have only one tentacle, it's red and pale, it's only for you my babe.
Jay : PEEETEEEEER!!
Author : No more dirty joke, okay?!
Peter : Sir yes sir!

>>Ayse: AHAHAHA!
>>Antonio: Ayse…
>>Sarah: Ada yang lucu?
>>Yuu: Tidak, seharusnya tidak..

>Sarah: Hentikan, itu tidak lucu

JLP : Seharusnya kami yang berkata seperti itu!

>>Ayse: Mbhuahahahaha!
>>Ant, Yuu: Ayse…

>Gil: Kau menakutkan…
>Sarah: Gil, Beberapa detik yang lalu matamu melotot melihat kami dan sekarang-

JLP : Kamu yang menakutkan!

>>Sarah: *Mata berkaca*
>>Ayse: Huahuahahahahaha!
>>Ant, Yuu: AYSE!

>Antonio: Dia benar… kau euh, menakutkan…
>Yuu: Sst…
>Gil: Memang aku bisa apa? Cih

Jay : Kau bisa mengambil Jackhammer milikmu dan meledakkan kepala mereka bertiga.

>>Ayse: Ahuahahaha, diganti AA-12 sama doraemon, Ahahahaha!
>>Yuu: Oke…
>>Antonio: Ah?
>>Yuu: Kita bukan orang EW

Dokter Imran berlutut disamping gadis kecil itu.Ia merobek ujung dari jubahnya dan mengikatkan secarik kain itu ketangan gadis kecil itu. Ia mengangkat tubuh gadis kecil itu dan menahan kepala gadis itu dengan tangan kirinya.

Jay : Gadis yang malang.

>>Ayse: Ghahahaha! Jariku hilang! Dan secara ajaib kembali karena salah ketik! Ahahaha!
>>Yuu: Oke!
>>Antonio: Ini tidak terasa benar
>>Sarah: *Berkaca – kaca*
>>Antonio: Hentikanlah!

>Antonio: Diikat?
>Sarah: Euh…
>Yuu: Jujurlah, kau menyukainya…
>Gil: Sst…
>Sarah: GIL!

Leena : PEDO!

>>Yuu: Brr…
>>Antonio: Kenapa?
>>Yuu: Aku merasa terancam…

"Tidak mungkin." Gumamnya pelan.

>Gil: Mungkin…
>Yuu: Dia bilang tidak
>Gil: Ini MST
>Yuu: Ya tapi dia-
>Gil: Diam dan biarkan aku bersenang – senang selagi orang – orang Buaneva itu, kemana mereka?

JLP : Kami?
Jay : Kami disini, hoi!
Leena : Yu~hu~!
Peter : Dia merindukan kita? ne?

>>Gil: Cuih
>>Semua: *Terpaku*
>>Gil: Hentikanlah!

>Sarah: Same ol’ Gil, Straight Busta’
>Gil: Diam!
>Antonio: Ooh! Ooh! GTA: San Andreas! Kan!?
>Yuu: Anton…
>Antonio: Oh aku punya mod ini yang-
>Yuu: Anton diam!

Peter : Aku mau bertaruh kalau dia mau mengatakan bahwa dia memiliki mod 'Hot Coffe' di komputernya.
Jay : Dan aku penasaran darimana kamu mendapatkan semua informasi itu.
Peter : Always trust Frey.
Jay : Dia memberikannya kepadamu?
Peter : Yep, dan beberapa eroge lainnya.
Leena : Dan aku penasaran apa saja yang telah kalian berdua lakukan selama ini.

>>Ayse: GYAHAHAHAHAHAHA!
>>Ant, Yuu, Gil: AYSE!
>>Sarah: Aku masih tidak mengerti apa yang lucu! *Berkaca – kaca*
>>Ant, Yuu, Gil: *Dia mau menangis gara – gara itu!?*

"Kalian mengalahkan mereka semua?" Tanyanya.

>Sarah: Ya, kami berhasil, Gil tidak, kepalanya tertinggal di Buaneva
>Gil: Hei!

Jay : Hei! Kepalanya hilang waktu ditabrak truk!

>>Ayse: Mbhuahahahaha! *Blar!*
>>Gil: Satu tawa lagi dan aku tidak akan meleset!

Anak lelaki itu mengangguk pelan, ia terlalu takut untuk bicara.

>Gil: Oh, prologku
>Yuu: Apa mu?
>Gil: Prolog
>Antonio: Kau punya prolog sendiri? Oh…
>Sarah: Antonio…
>Antonio: Dan aku bersama dengan mereka! Oh!
>Yuu: Antonio, prologmu yang pertama ditulis!
>Antonio: Dan- oh…

Jay : Prologku juga.

>>Yuu: Kau karakter utama sendirian bodoh.
>>Antonio: Kami harus berbagi.
>>Sarah: Karena ada tiga cerita terpisah, dan prologku yang terakhir dan terpendek! Huaaa!
>>Gil: Ugh…

"Vita brevis breviter in brevi finietur,Omnia mors perimit et nulli miseretur. ( Life is short, and shortly it will end, Death comes quickly and respects no one) " Gumam anak itu berulang-ulang.

Jay : Dia katolik?

>>Gil: Ah, orang – orang Italia itu
>>Ayse: Kristus diatas sepeda! MHUAHAHAHAHAHAHA!
>>Yuu: Gil…
>>Gil: Biarkan

>Gil: Bene!
>Sarah: Anak itu tidak berbicara Prancis
>Gil: Tidak, itu-
>Antonio: Tadi itu Slovakia

Author : Ngawur!

>>Gil: Tidak…
>>Yuu: Jangan…
>>Ayse: Kenapa?
>>Ant, Sar: FINLANDIA!
>>Yuu: Oh…
>>Antonio: FINLANDIA!
>>Sarah: Yeah! FINLANDIA!
>>Ayse: Kenapa Finlandia?
>>Gil, Yuu: Andai kami tahu…

>Gil:Sebenarnya-
>Sarah: Itu Jerman…

Author : Tambah ngawur!

>>Yuu: Tolong…
>>Ant, Sar: Fiiiiiiiiiiiinlandia!

>Antonio: Polandia!

Author : Apalagi!

>>Gil: Agh…
>>Ant, Sar: Fi-fi-fi-FINLANDIA!

>Sarah: Swiss!

Author : Masih salah, argh!

>>Yuu: Om Kamil…
>>Ant, Sar: Finlan! Finlan! Di! Aaaaaaa!

>Gil: Itu-
>Yuu: Italia

Author : Belum!

>>Gil: Terima saj-
>>Sar, Ant: Eeeeeeeee FINLANDIA!

>Gil: Nah!
>Antonio: Latin!

Author : Itu dia!

>>Gil, Yuu: Akhirnya…
>>Sar, Ant: FINLANDIDIDIDIDIDIA!

>Sarah: Prussia!

Author : Lha? Udah bener woy!

>>Yuu: Oh, tidak lagi Ant, Sar
>>Gil: Jadi Sar, Ant
>>Sar, Ant: FINLAND!

>Gil: Oh…
>Ant, Sar: FINLANDIA!

Author : APA?!

>>Gil, Yuu: Yep…
>>Sar, Ant: FINLANDIA!

>Yuu: Akhirnya…
>Gil: Finlandia?

Jay : Uh..

>>Gil, Yuu: Kami juga tersiksa
>>Ayse: Apanya yang mengganggu?
>>Gil: Kau tidak-
>>Sar, Ant: FIN! LAN! DI! A! *Di telinga Ayse*
>>Ayse: Oke *Melepas helm*

Dokter Imran mengernyitkan dahi, berusaha untuk memahami ucapan anak itu, namun ia sama sekali tidak mengerti.

Jay : Karena dia itu dokter, bukan ahli bahasa.

>>Antonio: *Tepar*
>>Gil: Hehehe…
>>Yuu: Sarah?
>>Ayse: Kau yakin mau?
>>Sarah: *Bergetar di pojokan*

>Sarah: Karena itu bahasa Finlandia!
>Antonio: Yeah!
>Yuu: Oh…
>Gil: Kenapa Finlandia?
>Yuu: Andai aku tahu…

Author : THIS! IS! LATINOOOO!!!!

>>Ayse: Ya, Sarah?
>>Sarah: *Geleng – geleng*
>>Yuu: Tiap hari seperti ini?
>>Gil: Aku bergabung belakangan dengan CT, jadi aku tidak tahu.

Bau darah yang amis itu juga mengundang beberapa ekor serigala yang kelaparan yang muncul dari kegelapan yang kelam dan mengepung mereka bertiga dari segala arah, tidak menyediakan celah untuk mereka untuk melarikan diri.

>Yuu: Ikan…
>Antonio: Serigala tidak memakan ikan.
>Sarah: Mereka makan!
>Gil: Hah?
>Antonio: Itu anjing laut, bukan serigala…
>Sarah: Ah… uh… oh.

Jay : Mereka makan apa saja.
Peter : Uh... oh... ih... aaah.... aduh.... oooooh...
Leena : NGAPAIN?
Peter : Bokongku bisulan.
Leena : Goblok!

>>Ayse: AHAHAHAHAHA!
>>Yuu: Kau pikirkan apa yang kupirkan?
>>Gil: *Berbisik* Tidak satu katapun kalau tidak ingin tepar…

Dokter Imran hanya pasrah akan nasibnya, ia tahu bahwa ia tidak mungkin lolos dari serigala-serigala itu. Meskipun C2AR-SPW tersandang dipunggungnya, ia tidak dapat melindungi mereka bertiga.

>Gil: Senjata apa itu? Cih
>Antonio: Gil… Kau berasal dari dunia PB dimana Kriss menembak lebih lambat dari UMP dan kau menertawakan karya orang lain yang cukup masuk akal?
>Gil: Diam.

Jay : Kami juga dari sana...
Leena : Hampir 75 persen orang-orang disana berwajah serupa.
Peter : Heh..

>>Gil: Tidak juga, pamanku mirip Red Bull ternyata ada tai lalat deket mata, Ayse mirip… Ayse, ternyata lebih rata!
>>Yuu: Gil…

"Ad mortem festinamus peccare desistamus. (To death we are hastening, let us refrain from sinning)" Ujar anak lelaki itu dengan jelas.Dia berdiri tegak didepan Dokter Imran dan gadis kecil itu, ditangan kanannya ia menggengam pistol P228, dan ditangan kirinya ia menggenggam sebuah bayonet yang berlumuran darah.

>Yuu: 3… 2… 1…
>Ant, Sar: FINLANDIA!
>Gil: Yeeeeaaahh… oh P228 & Hak
>Antonio: Oh, PB
>Gil: Diam!

Leena : Bukannya P226 dan Hak?
Jay : Entahlah…

>>Ayse: *Menggandeng Yuu* Ah, itu P99 & hak ngomong – ngomong…
>>Yuu: *Selamatkan aku*

Seekor serigala mengeluarkan lolongan panjang, memberikan kode kepada serigala-serigala yang lain untuk menyerang.

>Gil: Euh… Aku tidak tahu
>Yuu: Morse
>Sarah: Yah…
>Antonio: Oke
>…
>…
>Yuu: Gaaaring…

Jay : (a la kaskuser) Ngelawak gan?

>>Ayse: Kau ingin aku membalas mereka?
>>Yuu: Yah…
>>Ayse: *Menarik Jay dari tulisan*
>>Jay: Loh? Kok?
>>Yuu: Aku tidak mau lihat…

"Ad mortem festinamus peccare desistamus. (To death we are hastening, let us refrain from sinning)"

>Yuu: Oke…
>Ant, Sar: INDONESIA!
>Gil, Yuu: NGACO!

Author : LAAAATIIIIIIIINOOOOOOOOO!!!!

>>Jay: *Tepar*
>>Yuu: Oh, bahasa latin…
>>Ayse: Bukan Finlandia…
>>Jay: Me-memang bukaaan~
>>Ayse: Aku benar – benar tidak mau lihat…

Dokter Imran menutup matanya dan memeluk gadis kecil itu dengan erat, ia menginginkan kematian yang cepat dan tidak menyakitkan.

>Yuu: Kenapa ini nyelip? Kupikir yang diatas yang terakhir!
>Gil: Oh god…

Jay : Sedikit lagi! Dorong! Lebih kuat! Tarik nafas! Dorong!
Leena : Memangnya kamu melahirkan?!
Jay : Heheh..
Peter : Nggak lucu.

>>Jay: *Sensor*
>>Ayse: AHAHAHAHAHAHA! VAGINA! AHAHAHA!
>>Yuu: ( ‘-‘)

"Intrare non poteris regnum Dei beatus. (You will not be able to enter, blessed, the Kingdom of God)" Gumam anak lelaki itu pelan.

>Ant, Sar: Kami capek
>Gil, Yuu: (Dalam hati) TIMING!

JLP : Kami juga..

>>Yuu: Aku juga.
>>Ayse: Yang lain apalagi.
>>Yuu: Yah…

---

>Gil: Oke, jadi…
>Sarah: Finlandia!
>Antonia: DEEEAAUAAUGH! Finlandia!
>Gil: Oke…
>Yuu: Timing, yeah…
>Ant, Sar: Finlandia! Finlandia! #suaramenjauh

Author : Berapa kali harus kubilang? Latin!

>>Ayse: Kami sudah tahu…
>>Yuu: Yah…
>>Ayse: Kenapa Yuu?
>>Yuu: Tanganmu…
>>Ayse: Kau ingin dipeluk? Anak maniiiis~
>>Yuu: *God*

>…
>…
>…
>Yuu: Jadi?
>Gil: Jadi? Ini garing?
>Yuu: sangat

Leena : Apanya? MST atau Prolog?
Peter : This is my rifle, this is my gun. This one for fightin', this one for fun!
Leena : PEEETAAAAAAAAAH!

>>Ayse: GYAHAHAHAHAHA!
>>Yuu: *Tercekik* *O’god o’god o’god*

>Gil: Yeah, aku mau pulang ke Buaneva, dah

Jay : Kutunggu kamu di apartemenmu, banyak yang harus kita bicarakan.

>>Gil: Mbblllllrrrrgh!
>>Yuu: *Gil! Tolong!*
>>Gil: Hmmblllrrrrrrggh

>Yuu: Terserahlah… Yah…Masih banyak ruang di bawah, author kita malas sekali...

Jay : Kamu belum pernah bertemu dengan author kami...
Leena : 1 tahun! Dan AE tidak pernah melebihi Arc Luxville!

>>Yuu: TIGA TAHUN! *Lepas* Dan aku akhirnya masuk ke Turning Point!
>>Ayse: Wow, Yuu…





















Jay : Spasinya banyak.

>>Yuu: Author kami memang parah!
>>Ayse: Yuu…









Leena : Setuju

>>Yuu: Parah! Parah! PARAH!
>>Ayse: Y-Yuu…









Peter : Buang-buang tempat nih!

>>Yuu: SANGAT!








Leena : Rasanya ada yang kurang...

>>YUU: MEMANG! BAHKAN NAMAKU DI CAPS LOCK!





>Yuu: Oke bagaimana aku pergi dari sini?

Leena : Tuh kan? Nanti mba' lurus, belok kanan, abis itu belok kiri lagi,  disana ada perempatan belok kanan lagi...
Peter : Garing.

>>Yuu: ANDAI AKU TAHU DARI AWAL KALIAN MELEDEKKU AKU BUNUH KALIAN SEMUA!
>>Ayse: Butuh bantuan?
>>Yuu: Euh, kak Ayse, aku bercanda
>>Ayse: Gapapa *Narik Pete dan Leena dari kertas*
>>Pete: Eh?
>>Leena: Ini? Tunggu
>>Yuu: Aku benar – benar tidak akan pernah melihat

Rabu, 21 September 2011

End War, oh how it ended

Gua gak ngada - ngada waktu gua bilang EW mati. Dan waktu gua mau tulis ulang sama re-post semua chapter EW kesini (Bukan berarti mau dilanjutin). Shit happened.

Kejadiannya sekitar jam 12 waktu gua mau ke forum gemscool zo. Entah udah overflow atau gimana, terakhir gua bisa masuk cuman pas lebaran, dan itu pun lama banget masuknya zo. Forum juga udah sepi banget, semuanya laporan cheat, gak ada empu - empu lagi zo.

Ya gua cabut zo...

Ngomong - ngomong waktu cabut gua lupa ngambil EW loh (Tadinya mau ngambil EW terus digabung sama teks EW yang asli di notepad) zo. Tapi gitulah jadinya zo. Kedua kalinya gua nyoba masuk, koneksinya pasti direset dari gemscoolnya, entah karena kepenuhan atau servernya emang bejat zo. Gak ada berita PB mati jadi pasti GC belum bangkrut zo.


Lah itu Gemscool.com kemana dong zo?

Domainnya ilang sumpah, di google kagak keluar, diakses reset koneksi mulu zo. Yang keluar pasti forum gemscool, nyari thread juga yang keluar cuma print version zo. Lah kalo yang keluar cuman yang archived gimana gua masuk ke forumnya zo? Gua langsung ke halaman login juga kagak bisa, udah lama ilang history-nya zo.

Gua cek di Google sih masih gak ada berita tentang Gemscool bangkrut zo. Gua kira gara - gara gua make google.com, gua ganti pake co.id, sama aja zo. Gak ada berita Gemscool bangkrut, gak ada berita website Gemscool jatoh, gak ada berita menyenangkan zo.

Tapi berita terakhir Gemscool cuman nyampe sebelum lebaran zo.
  
Dari yang gua liat - liat sih zo. Gua kagak bisa ke warnet jadi gak bisa liat orang main PB apa kagak zo. Gua udah panik aja nyari - nyari thread EW print version, percuma... Zo

Endwar bener - bener ilang, pupus... Zo


---



UPDATE: Gua bisa ngebuka forum, bisa ngebuka AE, semoga EW kagak apa - apa zo.

---


UPDATE: Lupakan, gua males nyarinya zo...

Prologue complete - The unlikely messiah 3


1 Januari 2019, pukul 04.13, waktu setempat
Hylan Boulevard, Staten Island, New York

               
                Jari – jarinya mengunci erat di gagang pistol, nafasnya terengah – engah dan keringat menetes dari dagunya. 16 selongsong tergeletak di lantai, di samping lutut kirinya, berkilau memantulkan cahaya dari senter di pistol lain.

                Wanita itu mulai merasa tidak nyaman, belum pernah dia berdiri dan jongkok berulang – ulang begitu banyak selama 2 jam, tidak seperti selongsongnya, seluruh tubuhnya tersembunyi di balik bayangan sebuah pilar kayu. Ruangan tersebut kental akan tahun baru, botol dan kaleng bir cukup banyak tergeletak untuk ditembak. Kedua penembak di ruangan itu mengalami skak, dan tidak satupun ingin mundur, dan tidak satupun ingin mati.

                Di samping pilar itu, sebuah sofa tebal, kumuh dan lusuh. Sarah Green melirik selongsongnya, cahaya tersebut masih bersinar, sang penembak terlihat samar dibalik kilau timah. Sarah menyandarkan dirinya sedikit, diikuti 2 kilatan cahaya yang berlalu di samping kiri, melubangi pintu di depan matanya. Sarah terbelalak dan kaki kanannya terpeleset, kaki kirinya yang masih terlipat menarik pahanya sampai kram. Wanita itu meluruskan kakinya dan membiarkan ujung sepatunya disinari.

                3 Peluru menembus pintu tersebut lagi, sangat cepat sampai dia tidak ingat dia sudah menarik kaki kirinya. Nafasnya semakin berat dan keringatnya mengucur semakin banyak. Setetes air bergantung di kedua matanya, jatuh pelan melalui pipi dan bergelantungan di dagunya. Nafasnya tersendat dan air mata tersebut jatuh di atas kaleng bir diantara kakinya.

                Si penembak tersebut membatu, tidak mau kehilangan satu kesempatan saja untuk melukai Sarah. Mata kirinya terkunci dan tangannya bergetar, namun tidak mau meninggalkan tempatnya bergantung. Matanya terbelalak dan jarinya menekan pelatuk berkali – kali ke udara. Kaleng tersebut melompat – lompat selagi peluru melubangi tubuhnya.

                Dan penembak itu ambruk.

                Sarah berlutut satu kaki di hadapan cahaya putih yang membutakan. Bergetar, menjatuhkan pistolnya. Tangannya turun perlahan, tergeletak di lantai begitu dia menjatuhkan bokongnya. Matanya melotot dan berkantung, wajahnya asin dibasahi keringat dan air mata. Dia masih tersendat – sendat, suaranya kecil dan lemah seperti anak kucing.

                Suaranya tercekik ketika dia tertawa kecil. Matanya masih melihat tubuh si penembak. Darah menggenang di balik perut mayat itu. Mulutnya terbuka, darah mengalir dari pinggir bibirnya. Sarah tersenyum menyeringai, dan tawanya semakin keras.