Rabu, 21 September 2011

MST For my little friend


>Gil: Jadi…
>Yuu: Ya?
>Gil: Tunggu siapa kau?
>Antonio: Aku?
>Gil: Apa? Tunggu…
>Sarah: Aku juga!
>Gil: Hei hei…
>Antonio: Yuu, kau seharusnya ada di Jepang kan?
>Yuu: Kau pikir ini dimana?
>Gil: Hei…
>Sarah: Staten Island?
>Gil: Heeeeiii…
>Yuu: Tidak – tidak, kita sedang berada dalam dimensi kosong berisi ruang putih.
>Sarah: Studio foto?
>Gil: HEEEEEEIIII! Kalian ini siapa?!
>YAS: Tiga karakter utama Turning Point?
>Gil: Apa?
>Antonio: Sarah belum ditulis ceritanya, makanya kelihatannya hanya ada dua dan euh… yang jelas dia akan beraksi di Staten Isl-
>Gil: STOP! Stop!... Dimana Unit Buaneva-ku?
>Yuu: Oh, End War… Itu sudah…
>Sarah: Mati, kau bersama kami sekarang…
>Antonio: Mati yah… Ngomong – ngomong author kita ingin kita euh, apa itu, My apa? Melakukan sesuatu tentang tulisan kakak abominasinya…
>Gil: MST! …Dan apa maksudmu-
>Yuu: Oke, pembaca, prolog dari Crimson Sky!

PROLOGUE - CHILDREN
Dokter Jacob Imran mendapati seorang gadis kecil yang kehilangan tangan kanannya dimalam yang mencekam ditengah padang pasir yang sunyi.Sekarat, namun masih hidup. Ia juga mencium aroma darah yang amis yang telah melekat erat dalam pikirannya. Dokter tua itu telah terlalu sering mencium bau darah.

>Yuu: Darah berbau seperti ikan?
>Sarah: Sempit pandanganmu
>Gil: Sekali lagi aku-!
>Antonio: Dokter tua sering mencium darah! Ya! Fetish baru! Diamlah!

Didekat gadis kecil itu, duduklah seorang anak lelaki  dengan tatapan mata yang kosong.Ditangannya ada sebuah pistol yang telah berumur lebih dari tiga puluh tahun, yaitu P228, pistol yang dibuat sebelum perang dunia ketiga dimulai.

>Antonio: Woah, PD3? Aku kira kita berperang disana
>Yuu: Tidak, cerita ini jauh ke depan, setelah kita
>Antonio: Ah! Sequel kita?
>Yuu: Tidak, Antonio- uh, tidak ada hubungannya.
>Sarah: Anton…
>Gil: Kalian…
>Antonio: Ya Sarah?
>Sarah: Apanya yang salah tentang menyukai bau darah?
>Yuu: Sarah, kau?
>Sarah: Yah…
>Gil: Whoa…
>Antonio: Oh…
>Sarah: Sialan

Disekitar mereka, tergeletak beberapa mayat manusia yang telah bermutasi menjadi makhluk yang haus darah, dengan nafsu membunuh yang kuat dan kekejaman yang tiada batas. Kraken.

>Gil: Mereka bertentakel?
>Yuu: Ya
>Antonio: Tahu dari?
>Yuu: Author kita
>Sarah: Oh! Iya, tentakel merah berlumuran darah itu memang seksi!
>Gil, Ant, Yuu: #Menjauh
>Sarah: Hentikan, itu tidak lucu
>Gil: Kau menakutkan…
>Sarah: Gil, Beberapa detik yang lalu matamu melotot melihat kami dan sekarang-
>Antonio: Dia benar… kau euh, menakutkan…
>Yuu: Sst…
>Gil: Memang aku bisa apa? Cih

Dokter Imran berlutut disamping gadis kecil itu.Ia merobek ujung dari jubahnya dan mengikatkan secarik kain itu ketangan gadis kecil itu. Ia mengangkat tubuh gadis kecil itu dan menahan kepala gadis itu dengan tangan kirinya.

>Antonio: Diikat?
>Sarah: Euh…
>Yuu: Jujurlah, kau menyukainya…
>Gil: Sst…
>Sarah: GIL!

"Tidak mungkin." Gumamnya pelan.

>Gil: Mungkin…
>Yuu: Dia bilang tidak
>Gil: Ini MST
>Yuu: Ya tapi dia-
>Gil: Diam dan biarkan aku bersenang – senang selagi orang – orang Buaneva itu, kemana mereka?
>Sarah: Same ol’ Gil, Straight Busta’
>Gil: Diam!
>Antonio: Ooh! Ooh! GTA: San Andreas! Kan!?
>Yuu: Anton…
>Antonio: Oh aku punya mod ini yang-
>Yuu: Anton diam!

"Kalian mengalahkan mereka semua?" Tanyanya.

>Sarah: Ya, kami berhasil, Gil tidak, kepalanya tertinggal di Buaneva
>Gil: Hei!

Anak lelaki itu mengangguk pelan, ia terlalu takut untuk bicara.

>Gil: Oh, prologku
>Yuu: Apa mu?
>Gil: Prolog
>Antonio: Kau punya prolog sendiri? Oh…
>Sarah: Antonio…
>Antonio: Dan aku bersama dengan mereka! Oh!
>Yuu: Antonio, prologmu yang pertama ditulis!
>Antonio: Dan- oh…

"Vita brevis breviter in brevi finietur,Omnia mors perimit et nulli miseretur. ( Life is short, and shortly it will end, Death comes quickly and respects no one) " Gumam anak itu berulang-ulang.

>Gil: Bene!
>Sarah: Anak itu tidak berbicara Prancis
>Gil: Tidak, itu-
>Antonio: Tadi itu Slovakia
>Gil:Sebenarnya-
>Sarah: Itu Jerman…
>Antonio: Polandia!
>Sarah: Swiss!
>Gil: Itu-
>Yuu: Italia
>Gil: Nah!
>Antonio: Latin!
>Sarah: Prussia!
>Gil: Oh…
>Ant, Sar: FINLANDIA!
>Yuu: Akhirnya…
>Gil: Finlandia?

Dokter Imran mengernyitkan dahi, berusaha untuk memahami ucapan anak itu, namun ia sama sekali tidak mengerti.

>Sarah: Karena itu bahasa Finlandia!
>Antonio: Yeah!
>Yuu: Oh…
>Gil: Kenapa Finlandia?
>Yuu: Andai aku tahu…

Bau darah yang amis itu juga mengundang beberapa ekor serigala yang kelaparan yang muncul dari kegelapan yang kelam dan mengepung mereka bertiga dari segala arah, tidak menyediakan celah untuk mereka untuk melarikan diri.

>Yuu: Ikan…
>Antonio: Serigala tidak memakan ikan.
>Sarah: Mereka makan!
>Gil: Hah?
>Antonio: Itu anjing laut, bukan serigala…
>Sarah: Ah… uh… oh.

Dokter Imran hanya pasrah akan nasibnya, ia tahu bahwa ia tidak mungkin lolos dari serigala-serigala itu. Meskipun C2AR-SPW tersandang dipunggungnya, ia tidak dapat melindungi mereka bertiga.

>Gil: Senjata apa itu? Cih
>Antonio: Gil… Kau berasal dari dunia PB dimana Kriss menembak lebih lambat dari UMP dan kau menertawakan karya orang lain yang cukup masuk akal?
>Gil: Diam.

"Ad mortem festinamus peccare desistamus. (To death we are hastening, let us refrain from sinning)" Ujar anak lelaki itu dengan jelas.Dia berdiri tegak didepan Dokter Imran dan gadis kecil itu, ditangan kanannya ia menggengam pistol P228, dan ditangan kirinya ia menggenggam sebuah bayonet yang berlumuran darah.

>Yuu: 3… 2… 1…
>Ant, Sar: FINLANDIA!
>Gil: Yeeeeaaahh… oh P228 & Hak
>Antonio: Oh, PB
>Gil: Diam!

Seekor serigala mengeluarkan lolongan panjang, memberikan kode kepada serigala-serigala yang lain untuk menyerang.

>Gil: Euh… Aku tidak tahu
>Yuu: Morse
>Sarah: Yah…
>Antonio: Oke
>…
>…
>Yuu: Gaaaring…

"Ad mortem festinamus peccare desistamus. (To death we are hastening, let us refrain from sinning)"

>Yuu: Oke…
>Ant, Sar: INDONESIA!
>Gil, Yuu: NGACO!

Dokter Imran menutup matanya dan memeluk gadis kecil itu dengan erat, ia menginginkan kematian yang cepat dan tidak menyakitkan.

>Yuu: Kenapa ini nyelip? Kupikir yang diatas yang terakhir!
>Gil: Oh god…

"Intrare non poteris regnum Dei beatus. (You will not be able to enter, blessed, the Kingdom of God)" Gumam anak lelaki itu pelan.

>Ant, Sar: Kami capek
>Gil, Yuu: (Dalam hati) TIMING!

---

>Gil: Oke, jadi…
>Sarah: Finlandia!
>Antonia: DEEEAAUAAUGH! Finlandia!
>Gil: Oke…
>Yuu: Timing, yeah…
>Ant, Sar: Finlandia! Finlandia! #suaramenjauh
>…
>…
>…
>Yuu: Jadi?
>Gil: Jadi? Ini garing?
>Yuu: sangat
>Gil: Yeah, aku mau pulang ke Buaneva, dah
>Yuu: Terserahlah… Yah…Masih banyak ruang di bawah, author kita malas sekali...


























































>Yuu: Oke bagaimana aku pergi dari sini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar